Rabu, 27 Juni 2012

Pengertian kegelisahan dan tanggapannya




Pengertian Kegelisahan
            Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang,tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situai tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisidapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena pa yang diinginkan tidak tercapai. Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
            Kecemasan obyektif 
adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalamdunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam utnuk mencelakakannya.Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisikecenderungan untuk menjadia takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dalam keadaan tertentu darilingkungan..
Kecemasan neorotis timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah Menurut Sigmund Freud kecemasanini dibagi tiga macam yakni; kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yangirasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup, gagap dan sebaganya.
            Kecemasan moril
disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam=macam emosi atnra              lain:isri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itumerupakan sebagian dari pernyataan individu secarakeseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir, cemas, takutgelisah dan putus asa.Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalahakibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulaidari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segalakesulitan dapat kita atasi.
Tanggapan Artikel diatas

            Menurut saya kegelisahan disebabkan tidak tenangnya perasaan seseorang, dengan perasaan yang penuh dengan keraguan atau kepanikan juga dapat memacu itu semua.
            Secara manusiawi pasti setiap orang memiliki rasa gelisah yang mungkin tingkatannya berbeda – beda. Permasalahan yang dihadapi pun berbeda – beda antara manusia yang satu dengan yang lainnya, tinggal bagaimana orang tersebut menyelesaikannya dengan jalan yang terbaik dan mudah – mudahan dapat menyelesaikannya dengan baik.
            Kegelisahan tidak lain adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi apa pun. maka ini sebenarnya sudah melewati batas rasional.
            Banyak cara untuk membuat kita melupakan masa kita yang tidak membuat kita menjadi frustasi lagi dan lagi. Bisa dengan mencari hiburan, melakukan kegiatan apapun yang membuat kita tidak frustasi lagi, memperbanyak teman yang bisa membuat kita tertawa. Kalau cara itu tidak bisa membuat frustasi kita hilang. Maka, sebaiknya jalan yang paling baik bagi orang yang frustasi diajak pergi sendiri ke psikolog.

0 komentar:

Posting Komentar